Rabu, 31 Januari 2018

DALAM AUDENSI DPC PWRI KOTA BENGKULU AJUKAN TIGA PERMOHONAN KEPADA CARETAKER WALIKOTA BENGKULU.

Bengkulu, Sidakpost - Seperti yang sudah diagendakan sejak awal, Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kota Bengkulu, gelar audensi bersama Caretaker Walikota Bengkulu. Rabu (31/1/2018).

Bertempat diruang kerja Walikota Bengkulu, kegiatan audensi yang dimulai sejak pukul 11.00 WIB berlangsung tertib.

Dalam audensi, Caretaker Walikota Bengkulu, Budiman Ismaun, didampingi Kadis Kominfo Kota, Medy Pebriansyah, dan Kabid Publikasi Kominfo Kota Bengkulu, Deni Martin.

Dalam kesempatannya, Ketua DPC PWRI Kota Bengkulu Muslim Z mengatakan, ada tiga hal yang ia minta dari audiensi ini.

Pertama, permohonan suport anggaran di APBD Kota terkait bantuan sarana dan prasarana yang mendukung keberlangsungan organisasi.

Kedua, ia berharap ada kerjasama satu pintu antara PWRI dengan pemerintah kota. Artinya, seluruh media yang tergabung dalam PWRI bisa melakukan kerjasama dengan pemkot secara langsung melalui organisasi.

Ketiga, apabila ada kekurangan berkas kerjasama maka pihaknya siap untuk memperbaiki atau merevisi kembali.
Ia menambahkan, sejauh ini program yang dilakukan oleh PWRI adalah pelatihan wartawan dan pra UKW. Sebab, saat ini ia nilai banyak wartawan yang tidak memiliki karya.

""Selama ini media-media kurang kompak, melakukan kerjasama sendiri-sendiri, dan kami melarang anggota kami untuk copy paste berita," ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Caretaker Walikota Bengkulu, Budiman Ismaun merespon positif keinginan yang disampaikan DPC PWRI Kota Bengkulu.

"Apa yang menjadi keinginan DPC PWRI Kota Bengkulu, sepertinya tidak terlalu sulit, terkait program satu pintu tentu ini akan memudahkan pemerintah dan perusahaan media yang tergabung dalam PWRI," kata Caretaker Walikota Bengkulu, Budiman Ismaun.

Budiman berharap agar PWRI bisa tercatat di Dewan Pers. Karena menurutnya, Dewan Pers merupakan lembaga independen yang menaungi insan media.

Meski demikian, ia tetap mendukung program-program yang telah dilakukan oleh PWRI seperti pelatihan jurnalistik. Karena kegiatan tersebut akan meningkatkan kompetensi wartawan, khususnya yang tergabung di PWRI.

Disisi lain, Kepala Dinas Kominfo dan Persandian Kota Bengkulu Medy Pebriansyah menyambut baik wacana kerjasama satu pintu yang ditawarkan PWRI.

"Menyangkut penawaran kerjasama satu pintu sudah masuk dan saya menyambut baik hal itu," ungkapnya.

Dari 17 media yang diajukan PWRI, lanjutnya, ada beberapa yang sudah mengusulkan kerjasama dengan pemerintah kota yang sifatnya mengajukan sendiri tanpa organisasi. Pada tahun 2017 misalnya ada 4 media.

"Pada 2018 ini sudah ada 6 media yang mengajukan ke kami," jelasnya.

Setiap tahun, Untuk kerjasama MoU publikasi, pembangunan memang di-handle langsung oleh Dinas Kominfo. Namun ada beberapa persyaratan agar media - media tersebut bisa diakomodir.

Oleh sebab itu, pihaknya selalu melakukan verifikasi baik administratif maupun faktual terhadap perusahaan media yang ingin melakukan kerjasama.

"Kalau tidak memenuhi checklist persyaratan, berat kami untuk melakukan kerjasama, karena akan timbul masalah dikemudian hari nanti," pungkasnya.

Penulis : M.Martanus

Selasa, 30 Januari 2018

Kantor Pusat Bank Bengkulu Diresmikan.

Bengkulu, Sidakpost – Kantor pusat Bank Bengkulu, yang terletak di jalan S. Parman, telah diresmikan. Selasa, 30/1/2018). Gedung yang terlihat megah ini terletak di Kelurahan Padang Jati Kota Bengkulu. Peresmian dilakukan oleh Plt Gubernur Provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah, dan dihadiri oleh Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FKPD) se-provinsi Bengkulu, Ketua DPRD Provinsi, dan kabupaten, serta seluruh Bupati se-provinsi Bengkulu.
Direktur Utama Bank Bengkulu, Agus Salim mengatakan, dirinya juga meresmikan beberapa produk dan penandatanganan MOU sebagai bentuk kerjasama dengan beberapa instansi di Kota Bengkulu.

”Alhamdulilah kini Bank Bengkulu sudah mulai beroperasi, semoga kedepannya, Bank Bengkulu ini, semakin bagus dan bermanfaat bagi seluruh masyarakat di provinsi Bengkulu,” ungkap Agus.

Selain itu, Bank Bengkulu ini, berada diposisi ke tujuh, terbaik di seluruh Indonesia dan memiliki sebelas cabang se-provinsi Bengkulu.

” Bank Bengkulu kini posisi ketujuh di Indonesia, hal ini tentunya bentuk dukungan seluruh masyarakat yang sudah mempercayai Bank Bengkulu,” jelasnya.

Disisi lain, Plt Gubernur provinsi Bengkulu, Rohidin Mersyah berharap, agar seluruh masyarakat mendukung dan mempercayai Bank Bengkulu agar semakin berkembang.

” Bank Bengkulu ini sangat bagus, laporan yang kita dengar sama-sama tadi, gedungnya bagus, fasilitasnya lengkap, kantor cabang tersebar dimana-mana, aset naik, labah bersih naik, NPl nya bagus sekali, hanya 0,06%, ini menggambarkan bahwa masyarakat Bengkulu bisa dipercaya. Jadi saya harapkan masyarakat tetap mendukung agar Bank Bengkulu ini semakin berkembang,” pungkas Plt Gubernur Rohidin Mersyah.

Penulis : M.Martanus

Minggu, 28 Januari 2018

MAYOR DAVID-BAKHSIR BESERTA RIBUAN PENDUKUNGNYA HADIRI BIMTEK.

Bengkulu, Sidakpost – Dalam rangka menyukseskan verifikasi faktual tahap kedua yang akan dilangsungkan mulai tanggal 20 Januari sampai dengan 5 Februari 2018. Bertempat di Graha Asiah bilangan Padang harapan kota Bengkulu, Sabtu (27/1/2018) ribuan pendukung Bakal Calon Walikota Bengkulu dari jalur perseorangan (Independent)  Mayor Inf. David Suardi dan Drs. Bakhsir, MM menghadiri Rapat dan Bimbingan Teknis (Bimtek).

Dalam sambutan, Mayor Inf. David Suardi mengatakan, sejatinya Demokrasi adalah dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat, sejalan dengan itulah kenapa jalur perseorangan (Independent) itu yang menjadi pilihan.

"Berat memang tantangan dan ujian untuk dapat mewujudkan ini semua, namun kami yakin dan percaya dengan kebersamaan yang berat pun akan menjadi ringan dan yang susah pun akan menjadi mudah," ungkap David Suardi.

Pilkada tahun 2018 inilah merupakan Momentum bagi Warga Kota Bengkulu untuk memilih Pemimpin yang benar-benar lahir dari suara rakyat. David juga menyampaikan kepada Seluruh Tim, Relawan dan simpatisannya yang tersebar di Penjuru kota Bengkulu untuk tetap solid dan fokus dalam menghadapi Verifikasi faktual yang akan datang, tetap jaga kebhinekaan di bumi rafflesia.

"Perkokoh persatuan dan kesatuan, berbeda pilihan itu hal yg biasa. Jangan sampai pilkada meretakkan hubungan kita bersaudara, karena hal ini mencerminkan kita bangsa yang berbudaya," harapnya.

Untuk kemudian acara dilanjutkan dengan bimbingan tekhnis oleh para pemateri yang terdiri dari berbagai unsur termasuk dari beberapa tokoh parpol di provinsi Bengkulu. (Doni/Mts)

Kabid BM PUPR Kabupaten Benteng Alergi Konfirmasi Wartawan.

Perwakilan PWRI saat berada diruang tunggu DPUPR Kabupaten Benteng.
Bengkulu, Sidakpost - Kabid Bina Marga (BM) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), Patahila, ST, terkesan hindari konfirmasi wartawan.

Saat itu, Patahila, yang terlihat sedang mengobrol santai bersama anak buahnya, mendadak mengaku sedang ada rapat ketika melihat awak media datang, dan ingin lakukan konfirmasi.

"Maaf ya, saya sedang rapat," ungkap Kabid BM DPUPR Kabupaten Benteng, Patahila, ST. Kamis kemaren, (25/1/2018).

Untuk diketahui, di Tahun 2016 lalu, Patahila, ST, pernah berjanji akan menindaklanjuti keluhan warga desa penanding Kabupaten Benteng, terkait paket pekerjaan jalan miliknya yang baru saja selesai dikerjakan (3 bulan), sudah mengalami kerusakan.

"Nanti akan saya suruh tim turun kelokasi untuk lakukan croscek, jika benar akan kita perbaiki," janjinya saat itu.

Namun, dari pantauan tim kelokasi, dan pengakuan dari beberapa narasumber, justru upaya perbaikan yang pernah dijanjikan tersebut, tidak pernah dilakukan. (**)

Penulis : Doni S

Kamis, 25 Januari 2018

Kadis Tidak Ada Ditempat, PWRI Kota Bengkulu Jadwalkan Audensi Ulang.

Terlihat sepi kantor di Kabupaten Bengkulu Tengah. Kamis (25/1/2018).
Bengkulu, Sidakpost - Perkantoran di Kabupaten Bengkulu Tengah (Benteng), sudah terlihat sepih. Padahal Waktu baru menunjukkan pukul 11.00 WIB, siang. 

Sekretaris Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kota Bengkulu, Muhammad Martanus, beserta dua orang rekannya, sengaja berkunjung ke kompleks perkantoran tersebut, guna menggelar audensi kebeberapa pejabat dilingkup Kabupaten Benteng. Namun sayangnya, dilokasi justru tidak satu orangpun pejabat dinas berhasil ditemui. Kamis (25/1/2018).

"Tidak satu orangpun pejabat berhasil ditemui, kantor sudah sepi. Kepala Dinasnya ada yang DL, ada yang sedang keluar," kata Martanus.

Agar tidak sia-sia, melalui staf yang masih ada diruangan, tim PWRI pun tetap meninggalkan berkas yang sengaja dibawak terkait MoU media.

"Terpaksa berkas MoU media kita titip ke staf yang masih ada di kantor, agenda audensi, kita tunda dulu," jelasnya.
Doni Saputra, saat menyerahkan berkas media di sekretariat Dewan Kabupaten Benteng.
Usai meninggalkan berkas, tepat pukul 12.00 WIB, tim PWRI meninggalkan lokasi kompleks perkantoran tersebut, untuk kembali ke Kota Bengkulu. (Red)

Senin, 22 Januari 2018

Plt Gubernur Lantik Penjabat Walikota.

Plt Gubernur saat melantik Penjabat Walikota di Balai Raya Semarak, Senin (22/1/2018).
Bengkulu, Sidakpost – Budiman Ismaun, yang baru saja menjabat sebagai Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Bengkulu, kini kembali dilantik menjadi Penjabat Walikota Bengkulu. Pengambilan sumpah jabatan dilakukan oleh Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah, Senin (22/01/2018) di Balai Raya Semarak, Gedung Daerah Bengkulu.
Terlihat hadir mantan Wakil Walikota Bengkulu, Patriana Sosialinda.
Acara pelantikan yang berlangsung sejak pukul 10.00 WIB, dihadiri mantan Wakil Walikota Patriana Sosialinda, unsur Forkopimda Bengkulu, jajaran ASN, OPD Pemerintah Provinsi Bengkulu, Pemerintah Kota Bengkulu serta pejabat terkait.

Pelantikan Budiman Ismaun sebagai caretaker wali Kota Bengkulu berdasarkan Surat Keputusan (SK) Mendagri Nomor 131.17-97 Tahun 2018.

Dalam sambutannya, Plt. Gubernur Bengkulu menyampaikan sejumlah tugas yang harus diselesaikan oleh Penjabat Walikota Bengkulu. Selain harus menyukseskan pesta demokrasi yakni pemilihan langsung Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu medio tahun ini, ada “PR” lainnya yang dianggap harus segera dituntaskan.

“Bangun sinergisitas dengan pemerintah provinsi, minta dukungan dengan kawan-kawan di DPRD kota,” ujarnya.

Beberapa hal yang disinggung mengenai agenda untuk penjabat Walikota antara lain meninjau ulang pola kemitraan dengan Bank Bengkulu, mengawal posisi ASN di lingkup kota Bengkulu untuk tetap netral menjelang pilwakot, dan penyelesaian Kampung Bahari.

“Jaga komunikasi secara intens dengan jajaran pemkot sehingga roda pemerintah bisa berjalan baik,” pesannya.
Photo bersama jajaran Pemkot Bengkulu.
Usai pelantikan, penjabat Walikota Bengkulu Budiman mengatakan bahwa dirinya siap untuk menerima amanah sebagai Kepala daerah.

“insyaallah kita siap, tadi sudah arahan dari Plt. Gub yang penting kita jalankan sesuai dengan aturan yang berlaku,” tegasnya. (**)

Penulis : M.Martanus 

Sabtu, 20 Januari 2018

DPC PWRI KOTA BENGKULU TEKANKAN SISTEM MoU SATU PINTU.

Ketua DPC PWRI, Kapolsek dan Kadis Infokom Kota Bengkulu saat menyanyikan lagu Mars PWRI.
Bengkulu, Sidakpost - Diakhir kegiatan pelatihan dasar jurnalistik ke-1 Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kota Bengkulu, Muslim Z, SE, selaku Ketua DPC berpesan kepada seluruh anggota yang ada untuk fokus terhadap kegiatan - kegiatan jurnalistik, menjaga etika serta profesional saat menjalankan tugas.

"Pelatihan ini sudah usai, saya harap kita fokus menjalankan tugas, dengan etika dan profesional," ujarnya.

Selain itu, Muslim, menekankan program MoU satu pintu terkhusus bagi media-media yang tergabung di DPC PWRI Kota Bengkulu.

"Program MoU satu pintu harus kita wujudkan, karena program ini menjadi dasar kekompakan kita, pemerataan sistem kerja. Jadi tidak ada lagi besar kecil dalam MoU media, semua harus adil," jelasnya.

Kami dari Organisasi PWRI, mulai saat ini akan memonitor media-media bisnis yang memiliki kepentingan pribadinya semata tanpa memikirkan media-media kecil lainnya.

"Tim investigasi DPC PWRI akan terus mengawasi sistem verifikasi media yang dilakukan oleh pihak instansi pemerintah maupun humas, kami berharap tidak ada lagi kecerobohan pihak humas dalam memverifikasi berkas media, tidak ada lagi kecurangan dilakukan," tegas Muslim.
Sambutan sekaligus penutupan kegiatan pelatihan dasar jurnalistik ke-1 DPC PWRI Kota Bengkulu oleh Kadis Infokom Kota Bengkulu. Rabu (17/1/2018)
Dari pengakuan Kepala Dinas Infokom Kota Bengkulu, Medi Febriansyah, pada acara penutupan pelatihan dasar jurnalistik ke-1 DPC PWRI Kota Bengkulu, mengatakan, saat ini tim nya sedang memverifikasi berkas media - media yang mengajukan kerjasama. Dalam pengakuannya, terdapat beberapa media bisnis, yakni satu badan hukum dengan beberapa nama media.

"Tim verifikasi infokom saat ini sedang bekerja, memang ada beberapa nama media dengan satu badan hukum, sedang kita pelajari," ungkap Kadis Infokom Kota Bengkulu, Medi Febriansyah saat itu.

Penulis : M.Martanus

Mutasi Diakhir Masa Jabatan Walikota Bengkulu Menuai Kritikan.

Sekdaprov Bengkulu, Novian Andusti 
Bengkulu, Sidakpost - Seperti yang dikutip dari media online, potretrafflesi.com, bahwa mutasi atau pelantikan pejabat di Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu, jumat lalu (19/1/2018), dianggap tidak sesuai prosedur. Hal ini disampikan oleh Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Bengkulu, Novian Andusti. Pasalnya, surat dari Kementrian Dalam Negeri (Kemendagri), ditujukan kepada Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, untuk ditindaklanjuti, bukan langsung kepada Walikota Bengkulu, Helmi Hasan.

“Saya menyatakan, secara prosedur itu (pelantikan) belum memenuhi prosedural. Karena surat Kementerian Dalam Negeri itu, bukan ditujukan kepada Walikota tapi ditujukan kepada Plt. Gubernur Bengkulu untuk menindaklanjutinya. Artinya, Plt. Gubernur menindaklanjuti surat itu terlebih dahulu kepada Walikota, baru kemudian pelantikan itu dapat dilaksanakan”, ungkap Nopian Andusti kepada media potretrafflesi.com.

Sekdaprov ini mengatakan bahwa Walikota Bengkulu telah melalaikan satu bagian prosedural yang wajib dipatuhi dalam rangka menindaklanjuti surat dari pihak Kemendagri tersebut.

“Dengan demikian, berarti pihak pemerintah kota, dalam hal ini Walikota Bengkulu, dia meninggalkan prosedur itu. Dia tidak sadar bahwa surat (dari Kemendagri) itu bukan ditujukan kepada Walikota. Coba baca baik-baik surat itu. Pada bagian terakhir surat itu, disebutkan agar Plt. Gubernur menyampaikan kepada Walikota. Artinya, Plt. Gubernur menyampaikan terlebih dahulu surat itu kepada Walikota”, kata Nopian Andusti.

Selain itu, Nopian juga membeberkan bahwa surat persetujuan Kemendagri tersebut baru saja diterimanya kemarin sekira pukul 4 sore, tepat pada saat jam kerja berakhir. Sementara itu, pada waktu yang bersamaan Pemkot Bengkulu melalui Asisten III juga melakukan pelantikan pejabat yang disetujui Kemendagri untuk dimutasi dan dipromosi.

“Surat itu kami terima kemarin sore. Persis jam 16.00 saya terima. Mereka melakukan pelantikan sebelum itu (sebelum jam 16.00)”, bebernya.

Nopian Andusti sangat menyesalkan hal tersebut. Dirinya menilai, jika memang ingin sesuai dengan prosedur, maka seyogyanya pelantikan tersebut dilakukan setelah Walikota menerima surat dari Plt. Gubernur. Selain itu, dirinya juga menilai bahwa sungguh tidak etis pelantikan itu dilakukan hanya berselang tiga hari sebelum habisnya masa jabatan Walikota dan Wakil Walikota.

“Harusnya, Plt. Gubernur menyurati dulu Walikota. Kemudian, tidak etislah secara pemerintahan. Hanya satu hari lagi, hanya satu hari lagi pada Jumat itulah hari kerja masa jabatan Walikota. Setelah itu kan hari sabtu, bukan hari kerja. Kemudian minggu kan libur, bukan hari kerja. Hanya tersisa beberapa jam lagi hari kerja. Kok mereka melakukan mutasi. Secara etika birokrasi, ini jelas-jelas etikanya tidak baik, tidak baguslah. Ini akan menimbulkan dugaan-dugaan yang tidak pas”, jelas Nopian.

Mengenai pelanggaran prosedural ini, Nopian Andusti mengatakan bahwa pihaknya akan mempelajari terlebih dahulu, apakah dimungkinkan untuk dikenakan sanksi atau tidak. Dirinya pun juga mengisyaratkan bahwa pelantikan mutasi pejabat yang tidak sesuai dengan prosedur sangat mungkin untuk dianulir atau dibatalkan.

“Mengenai sanksi, kita akan pelajari terlebih dahulu, kita akan periksa. Senin (22/1/2018), saya akan minta kepala BKD Provinsi untuk memeriksa administrasinya ke Pemkot. Provinsi punya kewenangan atau tidak soal ini, punya kewenangan donk. Karena salah satu kewenangan pemerintah provinsi adalah melakukan pengawasan dan pembinaan kepada Walikota. Sangat mungkin dan sangat bisa dianulir”, pungkasnya.

Disisi lain, Kepala BKD Kota Bengkulu, Bujang HR, belum bisa dikonfirmasi, baik secara langsung maupun via telepon. (**)

editor : M.Martanus 

Sebanyak 52 orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kota dilantik di Balai Kota.

Bengkulu, Sidakpost – Pemerintah Kota Bengkulu melakukan rotasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Kepala Sekolah Dasar (SD).

Rotasi ini dilaksanakan mengingat banyaknya kekosongan pejabat yang membuat pelayanan kepada masyarakat sedikit terganggu.
Sebanyak 52 orang pejabat di lingkungan Pemerintah Kota dilantik di Balai Kota, Jum’at (19/1/2018), sekira pukul 16.00 WIB.

Diantaranya Eselon III sebanyak 8 orang, Eselon IV sebanyak 41 orang, Auditor sebanyak 3 orang dan Kepala Sekolah Dasar sebanyak 5 orang.

Sesda Kota Bengkulu, Marjon, menjelaskan, rotasi ini dilakukan atas usul rekomendasi Kementrian Dalam Negeri, bukan karena masa habisnya jabatan Walikota.

“Tidak ada unsur politik. Semuanya atas rekomendasi Kemendagri,” tegas Marjon.

Rekomendasi itu adalah menyetujui nama-nama yang diajukan kepada Kemendagri untuk mengisi kekosongan dan beberapa bertukar.

“Ini semua menyesuaikan backround dan evaluasi dari yang kita lakukan. Artinya apa. Contoh insinyur tidak dapat mengisi jabatan itu. Ini semua atas kepentingan OPD,” ujar Marjon.

Dijelaskannya, rotasi ini berguna agar roda Pemerintahan Kota Bengkulu berjalan lancar.

Semua pejabat Eselon III, IV, Auditor dan Kepala Sekolah tampak berjalan khidmat.

Acara diisi dengan sumpah jabatan, tanda tangan fakta integritas, dan ucapan selamat. (**)

editor : M.Martanus

Kamis, 18 Januari 2018

PELATIHAN DASAR JURNALISTIK KE-1 DPC PWRI KOTA BENGKULU SUKSES TERLAKSANA.

Photo bersama Kapolsek Kampung Melayu dan Kadis Infokom Kota Bengkulu. Rabu (17/1/2017).
Bengkulu, Sidakpost - Pelatihan Dasar Jurnalistik ke-1 Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kota Bengkulu terlaksana dengan sukses.
Kegiatan yang dilakukan selama tiga hari berturut - turut ini (15 - 17 Januari 2018), diikuti oleh 30 orang peserta, baik wartawan media cetak mingguan, online lokal dan nasional.
Meskipun terkesan sederhana dalam penyelenggaraan, namun para peserta merasa sangat puas mengikuti kegiatan pelatihan ini, hal ini diungkapkan oleh salah satu peserta yang berasal dari anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Bengkulu, Iskandar Herli, SH.
"Saya merasa puas, karena ini benar-benar materi pelatihan dasar jurnalistik, tehnik wawancara maupun cara menulis berita yang benar diterapkan oleh penguji. Kami (wartawan,red), sangat membutuhkan pelatihan - pelatihan seperti ini," ungkap Iskandar Herli, diwawancarai usai melakukan kegiatan pelatihan. Rabu (17/1/2018).
Tertib dan khidmat, peserta pelatihan jurnalistik mendengarkan arahan tim penguji.
Ungkapan senada disampaikan oleh Sihombing, dan Radiman, yang juga mengikuti kegiatan pelatihan dasar jurnalistik yang diadakan oleh DPC PWRI Kota Bengkulu mengatakan manfaat dari kegiatan ini.
"Terimakasih terhadap rekan-rekan PWRI menyelenggarakan kegiatan pelatihan ini, disini saya mulai belajar menjadi wartawan sebenarnya. Dengan ini saya ingin bergabung di PWRI," ujar Sihombing.
Disisi lain, Sekretaris DPC PWRI Kota Bengkulu, Muhammad Martanus, menjelaskan, dalam kegiatan pelatihan dasar jurnalistik ke-1 DPC PWRI Kota Bengkulu, bukan tidak disuport oleh pemerintah setempat, melainkan inisiatif PWRI Kota Bengkulu yang ingin mandiri dan menciptakan suasana kebersamaan antar pengurus maupun anggota.
"Jujur, kegiatan kami (PWRI), bukan tidak disuport oleh pemerintah, ini murni niat kami yang sebisa mungkin saat ini tidak meminta bantuan dari pemerintah. Tapi Alhamdulillah, pihak Pemerintah Kota dan Kapolsek Kampung Melayu menghadiri acara penutupan kegiatan pelatihan kami," ujar Martanus.
Disamping itu, Martanus menjelaskan, di bulan Maret mendatang, DPC PWRI Kota Bengkulu, akan kembali menggelar kegiatan pelatihan dasar jurnalistik ke-2.
"Di bulan Maret mendatang, kami (PWRI) akan mengadakan pelatihan dasar jurnalistik yang ke-2, InsyaAllah ini agak sedikit meriah karena dihadiri oleh Sekjend PWRI Pusat. Dimoment itu kami baru membutuhkan suport dari mitra kerja kami," pungkasnya.

Penulis : M.Martanus

Wawancara Cegat Diakhir Pelatihan Jurnalistik.

Wawancara bersama Kepala MtsN 2 Kota Bengkulu. Rabu (17/1/2018).
Bengkulu, Sidakpost - Dihari ke tiga, Pelatihan Dasar Jurnalistik Ke-1 Persatuan Wartawan Republik Indonesia (PWRI) Kota Bengkulu, Rabu (17/1/2018), tim penguji memberikan materi wawancara cegat, dan kali ini sebagai simulasi yakni, Kepala Sekolah MtsN 2 Kota Bengkulu, Fahrur Rozi, M,Si, Guru TU, Meki, dan Penjaga Sekolah, Dayat.
Dayat, Penjaga sekolah, menyampaikan harapan dan keluh kesahnya terhadap PWRI.
Saat diwawancarai Dayat, yang berprofesi sebagai penjaga sekolah MtsN 2 Kota Bengkulu selama lima Tahun lamanya, menyampaikan keluhan dan harapannya kepada organisasi PWRI.
"Saya bangga kepada PWRI, ini baru wadah wartawan yang jelas, ada kegiatan pelatihan dasar jurnalistik. Selama saya disini, banyak oknum wartawan yang datang tanpa etika, bahkan tidak bisa menunjukkan identitasnya sebagai wartawan. Semoga organisasi PWRI bisa membina wartawan - wartawan tersebut," harap Dayat.
Sementara itu, Susi, salah satu guru TU di MtsN 2 Kota Bengkulu, saat diwawancarai mengatakan, terkait kegiatan pelatihan ini, ia berharap adanya pelatihan jurnalistik bagi guru.
"Kegiatan PWRI sangat positif, ini untuk menuju wartawan profesional, harapan saya, ada pelatihan jurnalistik untuk guru, atau setidaknya agar guru-guru bisa memahami jurnalistik," ungkapnya.
Disisi lain, Kepala Sekolah MtsN 2 Kota Bengkulu, Fahrur Rozi, saat diwawancarai perihal dana BOS Tahun 2018 di Sekolahnya menjelaskan.
"Sekolah kita tahun ini mendapatkan dana BOS sebesar Rp.600 juta, persiswanya masing-masing satu juta, jumlahnya sama seperti tahun sebelumnya, namun jika dikaji, jumlah tersebut belum cukup, semoga kedepan ada penambahan," jelas Rozi.

Penulis : M.Martanus

Agus Black : Anggota DPC PWRI Kota Bengkulu Harus Profesional.

Agus Rinaldi, saat menyampaikan pendapatnya terhadap peserta pelatihan jurnalistik.
Bengkulu, Sidakpost - Kegiatan Pelatihan Dasar Jurnalistik ke 1 Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kota Bengkulu yang dihelat selama tiga hari, dari tanggal 15 - 17 Januari 2018. Kegiatan ini sebagai bentuk menyikapi masukan dari beberapa mitra kerja, baik pemerintah maupun swasta yang merasa terintimidasi oleh oknum wartawan dalam segi pemberitaan yang tidak berimbang (sepihak), dan memojokkan narasumber saat wawancara.

"Kegiatan ini adalah pelatihan dasar jurnalistik / pra ukw, kenapa dasar, ya kita harus mengetahui dasarnya dulu dalam segi penulisan maupun pemberitaan. Kegiatan ini juga sebagai motivasi kami, karna banyak relasi mengeluhkan cara kerja wartawan," ungkap Agus Rinaldi selaku ketua pelaksana dalam kegiatan pelatihan tersebut.

Menurut Agus, pelatihan dasar justru harus lebih di utamakan oleh para wartawan, ketimbang mereka harus langsung mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW). karena menurutnya, jika seorang jurnalis tidak mengenal dasar-dasar jurnalistik, maka kompetensi seorang wartawan wajib dipertanyakan.

"Menulis, semua orang bisa, begitupun wawancara, namun tulisan dan tehnik wawancara yang benar jarang bisa didapat oleh seorang wartawan. Maka dari itu kami (PWRI, red), mengutamakan pelatihan dasar terlebih dahulu ketimbang UKW dadakan," jelas Agus yang juga jebolan UKW Utama di LPDS Tahun 2014.

Profesionalisme wartawan, lanjut Agus, bukan diukur dari jabatan maupun sertifikasi. melainkan

"Kami ingin profesional dalam menjalankan tugas wartawan, bukan wartawan sertifikasi. Karna wartawan bersertifikat belum tentu profesional," tutupnya. (**)
Penulis : M.Martanus

Selasa, 16 Januari 2018

Semangat Belajar Peserta Warnai Pelatihan Dasar Jurnalistik Ke 1 DPC PWRI Kota Bengkulu.

Sambutan Ketua Pelaksana Kegiatan Pelatihan Dasar Jurnalistik ke 1 DPC PWRI Kota Bengkulu, Agus Rinaldi.
Bengkulu, Sidakpost - Pelaksanaan kegiatan pelatihan dasar jurnalistik ke 1 Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kota Bengkulu, Senin 15 Januari 2018, resmi dibuka.

Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari kedepan ini, di ikuti oleh tiga puluh orang wartawan yang tergabung di media online dan cetak mingguan lokal maupun nasional.
Sambutan Ketua DPC PWRI Kota Bengkulu, Muslim Z, SE
Dalam sambutannya, Ketua DPC PWRI Kota Bengkulu, Muslim Z, SE, mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan yang hadir serta para sponsor yang turut menyukseskan acara ini.

"Terimakasih, kepada rekan-rekan yang hadir, terimakasih pula terhadap mitra kerja PWRI, pembina PWRI, dan sponsor kegiatan ini. Kegiatan ini adalah sebagai wujud kami menciptakan wartawan yang profesional," ungkap Ketua DPC PWRI Kota Bengkulu, Muslim Z, SE.
Sambutan Kepala Sekolah MtsN 2 Kota Bengkulu.
Sementara itu, Kepala Sekolah Mts Negeri 2 Kota Bengkulu, Rozi, yang saat ini menghadiri dan bertindak sebagai pembuka kegiatan pelatihan tersebut mengatakan.

" Terimakasih atas kepercayaan rekan PWRI Kota Bengkulu yang menunjuk saya membuka kegiatan ini, awalnya saya ragu, karena biasanya Kadis Infokom yang berhubungan dengan kegiatan ini. Tapi tetap, semoga kegiatan ini bisa sukses, dan wartawan yang tergabung di PWRI bisa profesional," ujar Kepsek Mts Negeri 2 Kota Bengkulu, Rozi

Untuk selanjutnya, Ketua Bidang Organisasi, Keanggotaan dan Kaderisasi (OKK) DPC PWRI Kota Bengkulu, Agus Rinaldi, memaparkan beberapa materi dasar jurnalistik, baik secara wawancara, tanyajawab, maupun penulisan berita. Tepat di pukul 16.00 WIB, kegiatan pelatihan yang pertama selesai dilaksanakan.
Pemberian materi oleh tim penguji kepada peserta pelatihan jurnalistik.
Keesokan harinya atau dihari kedua, peserta yang hadir dibagi menjadi lima kelompok, dan masing-masing kelompok diwajibkan mendatangi beberapa instansi pemerintah maupun swasta untuk melakukan wawancara langsung, lalu kemudian dijadikan berita berdasarkan fakta yang ada.

"Materi kali ini adalah wawancara langsung kebeberapa tempat, pemerintah, Swasta, Polsek, BUMN, dan Bidang Pendidikan . Silahkan kalian wawancara, jadikan berita, baru pulang kesini," kata Ketua Pelaksana Kegiatan Pelatihan Dasar Jurnalistik DPC PWRI Kota Bengkulu, Agus Rinaldi. Selasa (16/1/2018).
Pembagian kelompok 
Masing-masing kelompok yang sudah diberikan arahan langsung bergegas meninggalkan lokasi menuju tempat-tempat yang sudah ditentukan.

Kelompok empat, yang dikomandoi oleh Indra Saputra, mendapatkan tugas mewawancarai prihal pendidikan. Mereka bergerak kesalah satu Sekolah Dasar dengan membawa konsep pertanyaan seputar pungutan sekolah yang saat ini sedang marak-maraknya jadi perbincangan masyarakat.

"Kami(indra cs) tadinya mendatangi salah satu SD, tapi Kepala Sekolah sedang tidak ada di sekolah, yang lainnya tidak mau diwawancarai," jelas Indra.

Berbeda dengan kelompok Muhammad Martanus yang diarahkan mewawancarai Kadis Infokom Kota Bengkulu, Saat dihubungi via telepon, Kadis Infokom mengatakan bahwa dirinya sedang ada rapat di Bentiring.

Sementara, ketiga kelompok lainnya berhasil mewawancarai sesuai dengan arahan pelaksana pelatihan.

Disisi lain, Ketua DPC PWRI Kota Bengkulu, Muslim Z, SE, mengapresiasi semangat belajar para peserta pelatihan dasar jurnalistik ke 1 DPC PWRI Kota Bengkulu.

"Saya selaku ketua DPC bangga, meskipun dihari kedua ini diguyur hujan deras, dan lokasi pelatihan yang lumayan jauh. Tapi rekan-rekan tetap semangat dan optimis mengikuti pelatihan ini, besok kita penutupan, dan semoga rekan-rekan memperoleh nilai yang maksimal. Pelatihan ini akan terus kita tingkatkan, semoga keberadaan kita bisa bermanfaat untuk semua pihak," ungkap Ketua DPC PWRI Kota Bengkulu, Muslim Z, SE sembari menutup acara pelatihan dihari kedua.

Editor : M.Martanus

Kamis, 11 Januari 2018

Audensi DPC PWRI Kota Bengkulu Ajukan Beberapa Program.

Sekwan Kota berdiskusi program DPC PWRI Kota Bengkulu. Kamis (11/1/2018).
Bengkulu, Sidakpost - Seperti yang telah dijadwalkan, Dewan Pimpinan Cabang Persatuan Wartawan Republik Indonesia (DPC PWRI) Kota Bengkulu audensi bersama Sekretaris Dewan (Sekwan) Kota Bengkulu. Kamis (11/1/2018).

Kehadiran rombongan PWRI ini disambut baik oleh Sekwan Kota Bengkulu, Romadan Indosman, yang memang sudah menunggu sejak pukul 09.00 WIB diruangannya.

Ketua DPC PWRI Kota Bengkulu, Muslim Z, menyampaikan terimakasihnya atas respon positif Sekwan Kota dalam menerima audensi DPC PWRI Kota Bengkulu.

"Saya mewakili rekan - rekan mengucapkan terimakasih atas audensi ini, kedatangan kami ingin menyampaikan beberapa program kami, dan akan disampaikan oleh saudara Sekretaris," ungkap Ketua DPC PWRI Kota Bengkulu, Muslim Z.

Selanjutnya, Sekretaris DPC PWRI Kota Bengkulu, Muhammad Martanus, memaparkan beberapa program yang memang sudah diprogramkan di Tahun 2018 ini, diantaranya adalah :

1. Meningkatkan sinergisitas atau kemitraan antara DPC PWRI Kota Bengkulu dengan Sekretariat Dewan Kota Bengkulu.

2. Mencanangkan program satu pintu MoU media yang tergabung di PWRI Kota Bengkulu.

3. Memohon suport anggaran untuk organisasi PWRI di APBD tahun 2018 Kota Bengkulu.

"Harapan kami, permohonan tersebut dapat terakomodir," pinta Martanus.

Sementara itu, Sekwan Kota Bengkulu, Romadan Indosman, mengucapkan terimakasih kepada rekan - rekan PWRI yang hadir saat ini, untuk beberapa permohonan program akan diakomodir, kecuali suport anggaran organisasi. Karena menurutnya, APBD 2018 sudah disahkan.

"Terimakasih kepada rekan-rekan yang hadir saat ini, mengenai beberapa program tersebut InsyaAllah bisa diakomodir karena dinilai membantu. Namun untuk suport anggaran sudah terlambat karena APBD 2018 sudah ketok palu, itupun ada mekanismenya," jelas Sekwan.
Poto bersama
Ketika disinggung di APBD Perubahan, Sekwan mengatakan, coba diajukan.

"Untuk di APBD P, kita lihat nanti, silahkan ajukan. Intinya kita siap dukung," tutup Sekwan.

Red.

Rabu, 10 Januari 2018

Helmi-Dedy Resmi Daftar Ke KPU Kota Bengkulu.

Paslon incumbent Helmi-Dedy saat daftar ke KPU Kota Bengkulu.
Bengkulu, Sidakpost – Berbekal tiga partai pendukung, pasangan calon (Paslon) Helmi-Dedy daftar ke kantor KPU Kota Bengkulu.Rabu (10/1/2018). Ketiga partai pengusung tersebut yakni, Partai Amanat Nasional (PAN), Demokrat dan Gerindra.

Ketua DPD partai Demokrat, Edison Simbolon, menegaskan, saat ini partai Demokrat resmi mendukung Helmi-Dedy maju di Pilwalkot Bengkulu.

“Untuk Pilwakot Bengkulu 2018, Demokrat mendukung Helmi – Dedy,” ungkap Ketua DPD Demokrat Provinsi Bengkulu Edison Simbolon, di Kantor KPU Kota Bengkulu, Rabu (10/1/2018).

Sementara itu, Helmi Hasan mengucapkan terimakasih kepada Demokrat yang telah mendukung dirinya. Ia pun tidak mau dianggap sebagai perampas partai Demokrat.

“Saya tidak mau dianggap sebagai perampas, jadi mari kita sama-sama mendaftar,” ungkapnya.

Untuk diketahui, Edison Simbolon sempat menghampiri Helmi Hasan saat baru tiba di KPU. Ia meminta kejelasan Helmi – Dedy apakah Demokrat masuk dalam jajaran partai pengusung kedua mantan kader HMI itu.

Editor : M.Martanus

Maju Jalur Independent Mayor David-Bakhsir Resmi Daftar ke KPU

Paslon Independen David-Baksir saat daftar ke KPU Kota Bengkulu.
Bengkulu, Sidakpost - David Suardi -Baksir, Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Bengkulu dari jalur Independent, secara resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota, Rabu, (10/1/2018).

“Hari ini kami mendaftar sebagai paslon Walikota dan Wakil Walikota ke KPU Kota. Logika saja, kalau tidak mendaftar bagaimana bisa turut bertarung dalam Pilwakot,” ungkap David.

David yang aktif sebagai Kepala Penerangan Korem (Kapenrem) 041 Gamas Bengkulu, bersama pasangannya mendaftar ke KPU mengaku optimis terhadap persyaratannya saat ini telah mencukupi.

“Pasangan kita memang sedikit senyap, tapi cepat dan tepat. Mengingat permintaan hampir 26 ribu copy KTP dukungan yang diminta KPU, juga sudah disiapkan. Bahkan yang kita siapkan mencapai 40 ribu copy KTP dukungan,” terangnya.

David juga merasa optimis dapat ditetapkan menjadi calon oleh kpu, meskipun telah dilakukan verifikasi awal terhadap KTP dukungannya, saat ini tinggal menunggu verifikasi faktual oleh KPU.

“Kita yakin bisa menenuhi syarat untuk ditetap-kan menjadi calon. Apalagi kami, tidak akan menyerah begitu saja, karena jabatannya selaku perwira TNI harus dipertaruhkan,” tegasnya.

Selain itu, sambung David, keikut sertaannya dalam Pilwakot ini, dirinya sudah mendapatkan restu dari atasannya.

“Saya mencalonkan dan hari ini mendaftar sudah meminta izin dengan pimpinan,” tutup David.

Editor : M.Martanus

Bernuansa Adat Bengkulu, Erna-Zarkasih Daftar Ke KPU.

Penulis : M.Martanus 
Erna-Zarkasih daftar ke kpu kota Bengkulu 
Bengkulu, Sidakpost – Pasangan Erna Sari Dewi–Zarkasih, Rabu (10/1/2018) sekitar pukul 13.00 WIB resmi mendaftar ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Bengkulu, kedatangan mereka untuk mengikuti pemilihan walikota dan wakil walikota Bengkulu 2018.

Mengenakan pakai adat Bengkulu, kedatangan pasangan Erna-Zakarsih tiba di kantor KPU Kota Bengkulu dengan didampingi 67 Ketua Adat yang ada di Kota Bengkulu dan 3000 massa simpatisan dari ketiga partai penggusung yaitu, Nasdem, PKS dan PPP.

Ketua KPU Kota Bengkulu, Darlinsyah beserta komisioner KPU kota Bengkulu menyambut baik kedatangan pasangan Erna-Zakarsih di kantor KPU Kota Bengkulu.

“Sesuai dengan UU Nomor 7 Tahun 2017, KPU kota bengkulu hanya akan menjalankan UU yang telah ditetapkan pemerintah untuk melaksanakan pemilihan Kepala Daerah di Bengkulu ini.Saya harap para Paslon yang daftar dapat mengikuti tahapan dengan baik,” ungkap Darlinsyah.(red)

Selasa, 09 Januari 2018

Terjawab, Helmi Hasan Maju Di Pilwalkot Bengkulu.

Penulis : M.Martanus 
Helmi Hasan
Bengkulu, Sidakpost – Teka teki selama ini terhadap sang incumbent, Helmi Hasan, terkait maju atau tidaknya di Pemilihan Walikota (Pilwalkot) 2018 ini di Bengkulu, kini terjawab.

Jawaban kepastian atas kembali majunya dirinya di Pilwalkot Bengkulu, ia layangkan via WhatAap, menyikapi konfirmasi yang pernah diajukan oleh perwakilan media ini beberapa waktu lalu.

"Ass Wr.Wb, bang Helmi, apakah benar abang maju di Pilgub Lampung mendampingi M.Ridho Ficardo?, InsyaAllah saya masih di Bengkulu", jelasnya. Rabu (10/1/2018).

Sebelumnya, Helmi Hasan di isukan maju di Pilgub Lampung mendampingi M. Ridho Ficardo, yang saat ini menjabat sebagai Gubernur Lampung. (Red)

Rabu, 03 Januari 2018

Rohidin Minta Dinas PUPR Perbaiki Jalan Provinsi Di Kota Bengkulu Yang Berlubang.

Plt Gubernur dalam wawancara usai Konferensi Pers, Rabu (03/1/2018)
Bengkulu, Sidakpost – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu merespon positif aksi perbaikan lubang jalan yang dilakukan oleh Febri Ardiyanto, warga Jalan WR Suprtaman Kelurahan Bentiring RT 9 RW 3 Kota Bengkulu, ia berinisiatif menutup lubang jalan menggunakan dana pribadinya.

Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah, meminta kepada dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu dan Balai Satker II Bina Marga wilayah Bengkulu untuk segera melakukan perbaikan jalan Provinsi yang berlubang, khususnya yang ada di Kota Bengkulu.

“Saya sudah minta kepada Dinas PUPR Provinsi dan Balai Bina Marga Wilayah Bengkulu agar sesegera mungkin menampal seluruh lubang jalan yang merupakan kewenangan Provinsi Bengkulu. Khususnya yang ada di tengah kota, pusat pemerintahan dan lokasi wisata,” jelas Rohidin Mersyah usai Konferensi Pers di Kantor Gubernur Bengkulu, Rabu (3/1/2018).

Rohidin mengungkapkan, kondisi infrastruktur sangat berpengaruh terhadap sejumlah program unggulan Provinsi Bengkulu. Diantaranya pengembangan objek wisata dan pengembangan investasi di provinsi Bengkulu.

“Penambalan lubang jalan sudah mulai dilakukan. Bahkan tahun ini perbaikan dilakukan lebih awal jika dibandingkan tahun sebelumnya. Jalan tersebut masuk dalam jadwal perbaikan. Hanya tinggal menunggu konkrit jadwal para petugas saja karena masih melakukan perbaikan di ruas jalan yang lain,” ungkapnya.(red)

BPS Klaim Kemiskinan Di Bengkulu Saat ini Turun Hingga 1,44 Persen.

Plt Gubernur dalam konferensi Pers, Rabu (03/1/2018)
Bengkulu, Sidakpost – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bengkulu, Dyah Anugrah Kuswardani mengatakan saat ini masyarakat Provinsi Bengkulu mengalami kenaikan taraf ekonomi, hal tersebut terlihat dari angka kemiskinan di Provinsi Bengkulu yang mengalami penurunan sekitar 1,44 persen pada 2017 jika dibandingkan dengan tahun 2016 lalu atau sebanyak 22.980 jiwa.

“Ini sebuah prestasi yang luar biasa dicapai oleh Pemerintah Provinsi Bengkulu beserta jajaran yang dibantu oleh sejumlah instansi swasta lainnya,” ungkap Dyah dalam konferensi pers di Media Center Provinsi Bengkulu, Rabu (3/1/2018).

BPS mencatat pada September 2016 angka kemiskinan mencapai angka 325.600 jiwa atau 17,03 persen dari jumlah penduduk. Sedangkan, pada September 2017 jumlah warga miskin berada berada pada 302.620 jiwa atau tinggal sebesar 15,59 persen lagi.

“Prestasi ini menjadikan provinsi Bengkulu menjadi satu dari delapan provinsi di Indonesia dengan penurunan kemiskinan tertinggi,” jelasnya.

Dyah juga mengatakan, persentase angka kemiskinan di perkotaan dan pedesaan di Bengkulu sesuai dengan data terbaru yaitu terdapat sekitar 15,41 persen masyarakat miskin di daerah perkotaan dan 15,67 persen di pedesaan. Angka ini berbeda dengan rata-rata nasional yang masyarakat miskinnya mayoritas berada di pedesaan, sedangkan di Bengkulu berimbang.

“Penurunan angka kemiskinan Bengkulu cukup signifikan malah terjadi di pedesaan yaitu dari 17,43 persen di 2016 menjadi 15,67 persen di 2017. Penduduk pedesaan Bengkulu yang bebas dari kemiskinan bahkan mencapai 22.060 orang dari 227.530 menjadi 205.470 orang di September 2017. Sedangkan di perkotaan sedikit terjadi perubahan dari 16,16 persen sampai September 2016 menjadi 15,41 persen pada 2017,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Bengkulu, Rohidin Mersyah menyampaikan, jika salah satu faktor utama penyebab penggerak penurunan angka kemiakinan ini yaitu dengan dibukanya jalur penerbangan baru di Bandara Fatmawati Soekarno. Sehingga, terjadi persaingan harga tiket yang kompetitif.

“Tahun 2018, pembukaan 3 jalur penerbangan baru kembali akan kita buka. Ini menjadi salah satu program prioritas yang akan kita laksanakan 2018 ini,” singkat Rohidin.(red)

Rohidin : 2018 Momen Evaluasi Kinerja Bagi OPD.

Sambutan Plt Gubernur Rohidin Mersyah pada Apel perdana 2018
Bengkulu, Sidakpost - Memasuki tahun kerja 2018, Plt Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah meminta jajaran OPD Pemda Provinsi Bengkulu untuk melakukan evaluasi kinerja. Ia juga meminta setiap OPD untuk saling berkoordinasi. "Program 2018 harus berjalan sesuai rencana dan terstruktur," kata Rohidin Mersyah saat memimpin apel perdana jajarannya di lapangan Kantor Gubernur Bengkulu, Selasa (2/1/2018).

Disampaikannya, APBD Provinsi Bengkulu tahun 2017 mencapai Rp 3,4 triliun namun masih tersisa Rp 570 miliar. Hal tersebut berdampak pada perekonomian masyarakat. "Ini harus diubah, jika terus terjadi akan berdampak ke masyarakat," tegas Rohidin.

Diharapkannya, ditahun 2018 ini harus ada perbaikan dalam sistem kinerja ASN. "Akselerasi percepatan pembangunan harus memiliki progres agar pada akhir tahun memetik hasil. Hal ini sebagai bentuk tanggung jawab kita untuk Provinsi Bengkulu," ungkap Rohidin.

"Ekspektasi masyarakat kepada Pemerintah sangat besar untuk melihat kemajuan daerah. Mari kita bekerja sesuai sistem administrasi, dan bantu saya untuk membangun Bengkulu lebih baik lagi," tambahnya.(red)

Selasa, 02 Januari 2018

Marjon : 2018 Wujudkan Masyarakat Yang Lebih Baik Dan Terarah.

Arahan Sekda Kota, Marjon, Dalam apel pagi, Selasa (02/1/2018)
Bengkulu, Sidakpost – Pemerintah Kota (Pemkot) Bengkulu menggelar apel gabungan, apel ini diikuti oleh ASN Eselon IV, III, II, OPD yang ada di lingkungan Pemkot Bengkulu. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Marjon memimpin apel tersebut. Selasa (02/1/2018)

Dalam kesempatannya, Marjon, meminta seluruh jajarannya agar meningkatkan kedisiplinan dan etos kerja, ia juga mengingatkan ASN dengan komitmen dan program Pemkot yang pernah dicanangkan yakni shalat berjamaah dan pengajian rutin.

“Apa yang menjadi program sudah dijalankan dengan baik. Karena segala sesuatunya kita selesaikan dengan bergotong royong dan musyawarah. Untuk itu, apa yang sudah di jalankan maka tetap kita jalankan, bahkan kita tingkatkan, seperti sholat berjamaah, pengajian rutin dan program lainnya,” ungkap Marjon.

Pencapaian ke depan menjadi bukti komitmen pihak Pemerintah Kota Bengkulu dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, berintegritas. Marjon menekankan, capaian-capaian yang telah diraih harus dipertahankan untuk masa yang akan datang dan harus lebih hebat untuk mengambil inisiatif meningkatkannya.

“Tetap bangun koordinasi dan komunikasi yang berkualitas disegala lini pemerintahan, antar ASN dan OPD dalam melaksanakan seluruh tahapan pembangunan sesuai perencanaan awal untuk mewujudkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh, sebagaimana yang menjadi tujuan akhir dari rangkaian pembangunan itu sendiri,” jelasnya.

Dengan memberikan informasi yang benar terkait regulasi dan kebijakan yang berlaku saat ini, lanjut Sekda, hal ini agar tidak menimbulkan polemik di tengah masyarakat luas ketika suatu kebijakan harus dijalankan atau batal dilaksanakan.

“Menjalani tahun 2018 ini pelaksanaan kerja Pemerintah Kota membutuhkan peran serta semua pihak sesuai bidang tugas dan fungsi masing-masing secara bersinergi dan terarah, demi terwujudnya pelayanan masyarakat yang lebih baik dan terarah,” pungkasnya.

Apel yang melibatkan ratusan ASN dari seluruh OPD gabungan ini, berjalan tertib dan khidmat. (Red)

DPRD Provinsi Bengkulu menggelar rapat paripurna ke 5 masa persidangan ke 1 tahun 2018.

Bengkulu, Sidakpost - DPRD Provinsi Bengkulu Menggelar Rapat Paripurna. Adapun agenda rapat paripurna yang diselenggarakan hari ini ada...