Nasional.
Papua, Sidakpost - pada hari Jumat tanggal 17 November 2017, Pukul 08.45 WIT, bertempat di Wilayah Kampung Banti, Utikini dan Kimbeli, Distrik Tembagapura Kabipaten Mimika telah dilaksanakan kegiatan Ops pembebasan sandera dan Evakuasi warga masyarakat Pendatang dan OAP yang di tahan oleh Pok GSP/B TPN-OPM, kegiatan tersebut dipimpin Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen TNI George Enaldus Supit dan Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafly Amar, turut terlibat dalam ops PEMBEBASAN SANDERA tersebut.
Aparat gabungan TNI/Polri yang di bagi melalui 2 Tim yaitu Tim TINDAK SERGAP ( TNI -- PASSUS) dan Tim EVAKUASI WARGA ( TNI-BRIMOB)
Kegiatan masih berlangsung.
Adapun kronologis kegiatan,
Pukul 07.40 WIT, Tim EVAKUASI WARGA yang terdiri dari TNI/ BRIMOB berangkat menuju Wilayah Utikini, Banti dan Kembeli.
Pukul 08.00 WIT, Tim evakuasi tiba di Banti Gate dan istirahat sejenak sambil menuggu tim penembak mortir melepaskan tembakan ke kelompok GSP/B TPN-OPM.Adapun kronologis kegiatan,
Pukul 07.40 WIT, Tim EVAKUASI WARGA yang terdiri dari TNI/ BRIMOB berangkat menuju Wilayah Utikini, Banti dan Kembeli.
Pukul 08.05 WIT penembak mortir melepaskan tembakan ke arah kelompok GSP/B TPN-OPM.
Pukul 09.10 WIT, wilayah yang menjadi basis dari kelompok GSP/B TPN-OPM tersebut dapat dikuasi oleh Tim TINDAK SERGAP ( TNI -PASSUS) dan dapat dinyatakan aman bagi warga yang akan dievakuasi.
Pukul 09.10 WIT, wilayah yang menjadi basis dari kelompok GSP/B TPN-OPM tersebut dapat dikuasi oleh Tim TINDAK SERGAP ( TNI -PASSUS) dan dapat dinyatakan aman bagi warga yang akan dievakuasi.
Pukul 09.40 WIT, tim Evakuasi yang terdiri dari TNI/ POLRI bergerak maju ke daerah tersebut untuk melakukan evakuasi.
Pukul 10.30 WIT, Tim evakuasi tiba di pemukiman Utikini disertai kontak antara aparat TNI/Polri dengan kelompok GSP/B TPN-OPM.
Pukul 12.00 WIT, masyarakat Oyame dan OAP naik kendaraan bis karyawan PTFI sebanyak 13 bis yang telah disediakan untuk evakuasi dan pada saat evakuasi terjadi Kontak tembak antara Aparat Gabungan TNI Polri dan kelompok GSP/B TPN-OPM.
Pukul 12.00 WIT, masyarakat Oyame dan OAP naik kendaraan bis karyawan PTFI sebanyak 13 bis yang telah disediakan untuk evakuasi dan pada saat evakuasi terjadi Kontak tembak antara Aparat Gabungan TNI Polri dan kelompok GSP/B TPN-OPM.
Pukul 13.01 WIT, 13 unit bis evakuasi tiba MP68 dengan berhasil membawa warga masyarakat untuk berenti sejenak memberikan makanan dan obat2an selanjutnya menuju Hidden Valey MP66.
Pukul 13.30 WIT, kendaraan EVAKUASI tiba di Hidden Valley Mil 66 Tembagapura
Pukul 13. 45 WIT, semua masyarakat yang di evakuasi turun dari bis dan masuk gedung Sporthall MP66 melaksanakan pendataan identitas dan pengecekan jumlah masyarakat, turut hadir dalam kegiatan EVAKUASI tersebut Pangdam XVII/ Cendrawasih Mayjen TNI George Enaldus Supit, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodwyk Pusung, Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafy Amar, As Ops Kapolri Irjen M Iriawan, Danrem 174/ATW Brigjen TNI Asep Setia Gunawan SIP, Wakakorbrimob, Team Sandha kopassus.
Pukul 13.30 WIT, kendaraan EVAKUASI tiba di Hidden Valley Mil 66 Tembagapura
Pukul 13. 45 WIT, semua masyarakat yang di evakuasi turun dari bis dan masuk gedung Sporthall MP66 melaksanakan pendataan identitas dan pengecekan jumlah masyarakat, turut hadir dalam kegiatan EVAKUASI tersebut Pangdam XVII/ Cendrawasih Mayjen TNI George Enaldus Supit, Asops Panglima TNI Mayjen TNI Lodwyk Pusung, Kapolda Papua Irjen Pol Boy Rafy Amar, As Ops Kapolri Irjen M Iriawan, Danrem 174/ATW Brigjen TNI Asep Setia Gunawan SIP, Wakakorbrimob, Team Sandha kopassus.
Adapun data jumlah masyarakat yang terdata adalah 344 orang, dengan rincian sebagai berikut, Kampung Kimbeli laki-laki 104 orang, Perempuan 32 orang, anak-anak 14 orang, Kampung Longsoran, Laki-Laki 153 orang, Perempuan 31 orang, Anak-anak 10 orang.
Pukul 16.31 WIT Rombongan bis evakuasi dari Hidden Valley MP66 menuju Timika dengan pengawalan aparat TNI Polri.
Menurut Komandan Team khusus, Pada hari Jumat tanggal 17 November 2017 Pukul 09.00 WIT Bertempat di Rumah Sakit PT.FI Tembagapura Mile 68 Distrik Tembagapura Kabupaten Mimika telah dilaksanakan pendataan terhadap masyarakat kampung utikini, banti dan kimbeli yang terluka, sakit setelah dilakukan pembebasan tawanan serta evakuasi dari kampung banti, utikini dan kimbeli ke Mile 68 tembagapura dan pendataan personel TNI-Polri yang terluka, sakit saat melaksanakan kegiatan pembebasan tawanan.
Kronologis sebagai berikut, Pukul 14.15 Wit, mobil ambulance alpha 3 yang membawa korban luka Bripda Sandi Prasetyo tiba di rumah sakit Internasional SOS Tembagapura MP 68 dengan pengawalan 3 (Tiga) orang personil Brimob Kalimantan Tengah, selanjutnya korban di bawa ke ruangan emergency unit gawat darurat untuk di lakukan tindakan medis untuk mengeluarkan proyektil peluru yang bersarang pada bagian kaki sebelah kanan korban.
Pukul 14.20 Wit, team dokter Rumah Sakit Internasional SOS Tembagapura melakukan tindakan operasi mengeluarkan proyektil peluru di kaki korban.
Pukul 14.38 Wit, tindakan operasi pengeluaran proyektil peluru yang di lakukan team dokter Rumah Sakit Internasional SOS Tembagapura selesai, adapun kondisi korban sudah membaik dan terlihat sudah bisa berjalan.
Pukul 15.12 Wit, Kombes Pol. Simanjuntak (Karo Ops Polda Papua) dan Kombes Pol. Erick Suly bersama rombongan Tim DVI Polda Papua tiba di Rumah Sakit Internasional SOS Tembagapura dengan menggunakan mobil Toyota LWB No. Lambung 01-4409R untuk melihat langsung kondisi korban.
e. Pukul 15.18 Wit, Kombes Pol. Simanjuntak (Karo Ops Polda Papua) dan Kombes Pol. Erick Suly bersama rombongan Tim DVI Polda Papua meninggalkan Rumah Sakit Internasional SOS Tembagapura.
f. Pukul 16.30 Wit, korban Bripda Sandi Prasetyo di perbolehkan pulang kemudian meninggalkan rumah sakit Internasional SOS Tembagapura, situasi aman terkendali.(red)
e. Pukul 15.18 Wit, Kombes Pol. Simanjuntak (Karo Ops Polda Papua) dan Kombes Pol. Erick Suly bersama rombongan Tim DVI Polda Papua meninggalkan Rumah Sakit Internasional SOS Tembagapura.
f. Pukul 16.30 Wit, korban Bripda Sandi Prasetyo di perbolehkan pulang kemudian meninggalkan rumah sakit Internasional SOS Tembagapura, situasi aman terkendali.(red)



Tidak ada komentar:
Posting Komentar