Nasional.
Jakarta, Sidakpost - Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyatakan tindakan tegas terhadap kelompok bersenjata di Papua memang dimungkinkan. Namun Polri masih mencoba upaya dialog lewat jalur masyarakat adat, tokoh gereja dan pemerintah daerah.
Namun, Polri tetap menyiagakan anggotanya untuk membebaskan warga jika diperlukan.
Kapolri juga meminta Komnas HAM ikut membantu mencari jalan keluar penyelesaian kasus ini. Jika cara persuasif menemui jalan buntu Polri akan bertindak tegas.
Sementara itu, Mabes Polri tetap memprioritaskan penyelamatan warga yang disandera di Kabupaten Mimika, Papua, tanpa adanya kekerasan.
Meski demikian, polri mengaku sudah menyiapkan personel yang cukup untuk membebaskan warga. Kapolri menduga, kelompok bersenjata meminta saham PT Freeport.
Jika cara persuasif menemui jalan buntu, polri akan bertindak dengan meminimalisir adanya korban.(red)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar